Rabu, 06 Maret 2013

Simulasi Topologi Start Dengan Packet Tracer

Halo agan2 semua akhirnya kita jumpa lagi ya. Setelah beberapa waktu tidak ketemu ^_^
Oke agan2 sekalian kali ini saya ingin berbagi ilmu mengenai bagaimana cara membuat simulasi jaringan yang menggunakan topologi start di packet tracer. Tapi sebelum agan2 sekalian membuat ini agan2 harus download dulu tuh packet tracer ny ^_^,  untuk link download nya bias agan2 sekalian tanya aja sama om google hehe ^_^.
Nah agan2 sekalian ini dia nih tampilan awal dari packet tracer nya

Nah agan2 sekalian yang disudut kiri bawah itu merupakan ikon-ikon yang dapat kita gunakan untuk memilih komponen-komponen. Setelah kita klik tipe komponen yang ada disebelah kanan ntuh (kolom 1) nanti kolom yang ke 2 akan menampilkan tipe-tipe dari komponen yang tadi kita pilih di kolom 1.

nah agan2 itu aja penjelasan singkat dari ane hehe ^_^

nah sekarang kita langsung mulai aja yah agan sekalian, kita akan membuat jaringan dengan menggunakan topologi star dengan menggunakan hub dan switch

Langkah-Langkah :
Tarik komponen PC (Personal Computer) kedalam lembar kerja sebanyak 5 buah sehingga membentuk gambar seperti ini

Setelah itu kita agan2 cari komponen hub dan tarik ke lembar kerja, sehingga membentuk gambar seperti berikut


Nah agan2 sekarang komponen-komponen yang kita gunakan semua nya sudah ada di dalam lembar kerja. Sekarang tinggal kita hubungkan saja tuh komponen-komponen tersebut dengan menggunakan kabel.

Catatan :
Untuk menghubungkan antar 2 komponen atau lebih yang berbeda maka kita dapat menggunakan kabel straight, sedangkan untuk menghubungkan 2 komponen atau lebih yang sama maka kita dapat menggunakan kabel cross.

Nah agan2 sekarang kita hubungkan tuh komponen-komponen tadi dengan menggunakan kabel straight hingga membentuk gambar seperti berikut

Nah agan2 jika kabel yang digunakan benar maka icon penandanya akan berwarna hijau jika kabel yang digunakan salah maka warna icon penanda nya akan merah ^_^
Nah agan2 sekarang komponen semuanya sudah terhubung, namun komponen-komponen tersebut belum bisa melakukan ping karena belum terdapat ip di masing-masing komputernya. Nah sekarang kita akan isikan tuh ip pada masing-masing pc nya ^_^
Nah agan2 langkah pertamanya akan klik 2 kali di salah satu pc yang ada di lembar kerja agan2 sekalian hingga muncul gambar seperti berikut

Nah agan2 sekalian setelah muncul gambar seperti ntuh sekarang agan2 sekalian klik button config sehingga nantinya muncul gambar kayak gini ni
 
Nah selanjutnya agan2 klik button fast Ethernet untuk mengisikan ip ke dalam pc tersebut, biar lebih jelas agan2 lihat gambar berikut ini aja nih ^_^

Setelah ip nya di isi, untuk keluar dari lembar kerja editor agan2 bisa langsung aja tuh klik tombol silang di sudut kanan atas ^_^.
Nah agan2 lakukan hal yang sama untuk ke 4 pc yang lain nya
Jika selesai mengisikan ip di masing-masing pc yang terdapat di lembar kerja, maka jika agan2 sekalian mengarahkan kursor ke pc yang ada di editor maka akan tampil gambar seperti berikut

Nah sekarang untuk mengetes apakah konfigurasi kita benar atau salah, selanjutnya agan2 klik 2 kali di salah satu pc yang terdapat di lembar kerja editor, sehingga muncul gambar seperti berikut

Selanjutnya agan2 klik button desktop, maka akan tampil seperti berikut


Kemudian untuk melakukan ping ke computer yang lain nya agan2 tinggal aja klik command prompt kemudian masukkan ip tujuan yang ingin di ping.


Nah agan2 sekalian jika agan mendapatkan balasan reply seperti gambar diatas berarti konfigurasi agan2 berhasil ^_^

nah agan2 kalu tadi kita kan membuat jaringan topologi star dengan menggunakan hub sekarang hub nya kita ganti dengan menggunakan switch sehingga gambar di lembar kerja nya seperti berikut

Nah selanjutnya agan2 isi ip pada masing-masing komputer dengan cara yang seperti tadi jika selesai lakukan ping.


Jika agan2 mendapatkan balasan reply maka konfigurasi agan sekalian berhasil ^_^.

nah sekarang agan2 saya akan menjelaskan perbedaan antara topologi star yang menggunakan hub dan switch.

pada saat topologi star menggunakan komponen hub, jika kita melakukan ping ke salah satu pc maka ping akan disebarkan ke semua pc oleh hub kemudian hanya komputer yang ip nya sesuai saja yang akan mengirimkan reply ke komputer yang melakukan ping. Sebaliknya jika kita menggunakan switch, jika kita melakukan ping ke salah satu pc maka ping tersebut langsung diarahkan oleh switch ke pc yang yang bersangkutan tanpa perlu menyebarkan nya ke semua pc yang ada.

nah agan2 sekalian hal ini berpengaruh pada kecepatan bandwith jika kita menggunakan hub maka kecepatan bandwith akan lebih lambat dibandingkan dengan kita menggunakan switch untuk itu pada topologi star ini lebih cocok untuk menggunakan switch dibandingkan dengan hub.

nah agan2 sekalian mungkin penjelasan saya kali ini cukup sampai disini ya
mohon maaf ni agan2 sekalian jika ane salah ^_^ maklum ni agan2 saya juga manusia.
oke agan2 akhir kata wassallammuallaikum wr.wb. sampai jumpa di lain kesempatan ya ^_^.
READ MORE - Simulasi Topologi Start Dengan Packet Tracer